Sabtu, 16 Maret 2013


Remaja 17 Tahun Menjadi Seorang Miliuner berkat Aplikasi iPhone Summly

Sebuah aplikasi iPhone dan iPad bernama Summly berhasil mengantar seorang remaja 17 tahun menjadi seorang miliuner. Remaja bernama Nick D’Aloisio tersebut total telah mendapatkan uang sebesar 1 juta USD setelah aplikasi miliknya menjadi top ten aplikasi terbaik di App Store.
Ide awal pembuatan aplikasi ini pun sangat unik. Pada saat mengerjakan sebuah PR di usia 15 tahun, D’Aloisio menemukan adanya sebuah trik dalam hasil pencarian Google ataupun Bing. Alih-alih daripada membaca keseluruhan artikel, dia pun berpikir akan lebih baik jika mengubahnya menjadi sebuah tweet 140 karakter.

Dari situlah lahir aplikasi Trimit yang kemudian menarik perhatian miliarder Hong Kong, Li Ka Shing. Pria Hong Kong tersebut pun akhirnya memberikan dana 300 ribu USD bagi D’Aloisio untuk mengembangkan aplikasi tersebut, dan akhirnya lahirlah Summly.
Fungsi aplikasi ini pun sangat bermanfaat bagi para pengguna smartphone. Dengan memakai aplikasi Summly, pengguna smartphone bisa mencari berbagai jenis artikel sesuai dengan kategori yang diinginkan. D’Aloisio mengatakan bahwa layar kecil sebuah iPhone membuat orang tak terlalu suka membaca artikel di handphone. Terlebih untuk artikel dengan panjang mencapai 1500 kata.
Oleh karena itu, dengan aplikasi Summly miliknya tersebut, pengguna iPhone bisa membaca sekilas headline dari masing-masing artikel. Aplikasi tersebut pun akan secara langsung menghadirkan daftar dari artikel dari kategori yang diinginkan.

Remaja 15 Tahun Ciptakan Aplikasi Paint di Windows 8

Siapa sangka seorang remaja biasa mampu membuat aplikasi editing gambar yang kompatibel dengan Windows 8. Maka tersebutlah nama Rahul Dominic, remaja berusia 15 tahun asal India yang mampu menarik perhatian dengan aplikasi Duco Paint buatannya.
Pada acara AppFest Coding yang digelar di India baru-baru ini, pihak Microsoft memang sengaja ingin menjaring tenaga-tenaga muda berbakat yang perlu didukung dalam membuat aplikasi Windows 8 terbaru. Dan sejauh ini usaha perusahaan raksasa itu membuahkan hasil. Dengan kehadiran Duco Paint sebagai aplikasi sederhana namun sangat canggih sangat cocok disandingkan di Windows 8. Aplikasi ini kabarnya berada pada lisensi aplikasi gratis. Konsepnya cukup sederhana, Anda tak perlu menjadi seorang desainer handal untuk berkreasi menggunakan aplikasi ini.
“Duco Paint memiliki 25 jenis brush, termasuk brush standar. Ada juga 24 stylesunik, dimana Anda akan dapat membuat suatu karya yang indah. Saya mengembangkan aplikasi ini karena saya sendiri bukan seorang desainer yang handal.” ungkap Rahul.
Saat ini aplikasi Duco Paint sudah tersedia di Windows Store. Anda ingin mencobanya?

Google Resmi Luncurkan Chromebook Pixel dengan Layar Sentuh yang Mempunyai Resolusi Tinggi

Chromebook biasanya dijual dengan harga murah dengan spesifikasi yang tak terlalu powerful. Namun, sebuah langkah berbeda baru saja dilakukan oleh Google dengan meluncurkan laptop Chromebook terbaru yang memiliki spesifikasi tinggi.
Laptop tersebut adalah Chromebook Pixel yang dibanderol dengan harga sebesar 1299 USD (WiFi Only) dan 1449 USD (4G LTE). Chromebook ini tentu saja menggunakan sistem operasi Chrome OS yang dikembangkan oleh Google. Dan, laptop ini merupakan chromebook pertama yang menawarkan fitur touchscreen dan keyboard backlit.
Laptop ini memiliki layar berukuran 12.85 inci dengan resolusi 2560 x 1700 piksel. Tak hanya layar dengan resolusi tinggi, laptop ini pun hadir dengan prosesor Intel Core i5 dengan GPU Intel HD 4000. Sebagai penunjang, terdapat pula RAM 4GB dan layanan penyimpanan Google Drive sebesar 1TB selama 3 tahun. Untuk penyimpanan di dalamnya, versi WiFi only memperoleh kapasitas SSD 32GB, sedangkan model 4G LTE punya kapasitas penyimpanan 64GB SSD.

Phablet Layar Besar Pantech Vega No 6 kini Resmi Dijual untuk Pasar Internasional

Handphone merek Pantech memang kurang dikenal di Indonesia. Namun, Pantech memiliki beberapa produk handphone yang menarik, dan yang terbaru adalah Pantech Vega No 6 yang menawarkan layar berukuran raksasa 5.9 inci.
Kabar baiknya, handphone ini kini tak hanya dijual untuk pasar Korea Selatan. Pantech telah memutuskan untuk mulai menjual handphone tersebut untuk pasar Internasional. Sayangnya, tak disebutkan negara mana saja yang akan disambangi oleh handphone ini.
Salah satu negara yang telah didatangi oleh Pantech Vega No. 6 adalah Hongkong. Di negara yang dulunya merupakan bagian dari Inggris ini, Pantech Vega No 6 dijual dengan harga yang terbilang sangat mahal. Bayangkan saja, untuk memperoleh handphone ini, konsumen diharuskan untuk membayar uang sebesar 770 USD.
Phantech Vega No 6 ini merupakan sebuah phablet berlayar 5.9 inci yang memiliki resolusi full HD. Handphone ini menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean dengan kamera 13MP di belakang, kamera 2MP di depan, RAM 2GB serta prosesor quad core Snapdragon 1.5GHz.

OMG!! Ada Harlem Shake Ala The Simpson

si harlem shake tagged 640x360 20275779632 OMG!! Ada Harlem Shake Ala The Simpson
Fenomena Harlem Shake membuat para karakter serial kartun The Simpsons ikut serta melakukannya. Dengan lagu dari DJ Baauer dengan vokal diisi oleh Homer, para tokoh kartun yang tergabung dalam serial film The Simpsons, seperti Homer, Lisa, Bart, Maggie hingga Krusty The Clown dan Abraham Simpsons melakukan gerakan-gerakan lucu dan konyol.
Video lucu ini sudah diunggah disitus YouTube untuk kepentingan iklan film The Simpsons. Dan hebatnya lagi videoHarlem Shake The Simpson ini ternyata mampu menembus angka 5 juta penonton di YouTube.

OMG!! Keren.. Bekas Toilet Umum Jadi Kafe Keren

00032610 resize1 OMG!! Keren.. Bekas Toilet Umum Jadi Kafe Keren
Kafe tersebut berada di London, sebuah toilet umum yang dulunya pernah beroperasi pada abad 19 ini kemudian di pugar menjadi bagus dan menjadi sebuah kafe sandwich. Nama kafe tersebut Attendant Cafe, kafe unik ini masih mempertahankan detil bangunan aslinya salah satunya kakusnya itu. Dan yang uniknya lagi toilet tersebut diubah menjadi sebuah meja makan bagi pengunjung kafe.
Pasti Anda mikir bahwa kafe yang dulunya dari toilet umum ini masih tersisa bau-bau tak sedap didalam kafe ini. Tenang kafe ini tidak ada bau sama sekali, pasalnya meski dekorasi asli yang berada didalam kafe ini masih dipertahankan tapi pengunjung dibuat nyaman dengan suasana kafe yang tenang. “Semua hal yang berbau telah dibersihkan dan sekarang aromanya enak sekali,” ucap pemilik kafe, Peter Tomlinson.
Sang pemilik kafe merubah toilet umum ini karena mahalnya harga tanah di London. Dan ia juga mengaku ingin menghemat anggaran dengan melakukan perubahan yang sangat ekstrim namun unik kalau dilihat orang banyak. Bangunan ini terletak di jalan Foley Street, Peter berani mengeluarkan uangnya hingga mencapai 100 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,4 miliar untuk memiliki kafe ini.
Kafe unik yang juga bergaya Victoria ini ternyata berhasil menarik perhatian masyarakat setempat ataupun orang yang sedang berlalu-lalang di jalanan tersebut. Kafe ini baru dibuka pada pekan lalu, Attendant Cafe diramalkan memiliki potensi untuk menjadi salah satu atraksi wisata di London.

Setumpuk Buku Ternyata Bisa Disulap Jadi Seni Patung


c48bbookcave01 Setumpuk Buku Ternyata Bisa Disulap Jadi Seni PatungKita selalu melihat seni patung yang terbuat dari batu, tanah liat, logam, dan kaca. Bahkan ketika kita melihat seni patung yang terbuat dari es, itu sangat mencengangkan hati.
4c02bookcave08 Setumpuk Buku Ternyata Bisa Disulap Jadi Seni Patung1336bookcave03 Setumpuk Buku Ternyata Bisa Disulap Jadi Seni Patung
270fbookcave10 Setumpuk Buku Ternyata Bisa Disulap Jadi Seni Patung
Karya tangan dari senimal asal Kanada, Laramee Guy memang agak berbeda dengan karya seni kebanyakan. Jika dipikir, akan sangat sulit mengukir buku yang terdiri dari ratusan bahkan ribuan buku seperti itu, tapi ia mampu. Ada-ada aja ya.