Kamis, 31 Mei 2012

Ekosistem Perangkat Lunak Dorong Karya Anak Bangsa Go International

detail berita
Suasana Acara (Foto: Arif Firmansyah - Navcore Nextology)
YOGYAKARTA – Indonesia memiliki potensi besar menumbuhkan ekosistem perangkat lunak untuk mendorong kemampuan para pengembang aplikasi menghasilkan karya yang mampu menembus pasar regional bahkan global. Potensi ini semakin terlihat dari tingginya intensitas pelatihan maupun konferensi para pengembang seperti Microsoft Developer Conference 2012: Windows 8 Hackathon yang diselenggarakan di Yogyakarta.

“Ekosistem ini sangat penting untuk mendorong tumbuhnya pengembang aplikasi di Indonesia,” kata akademisi bidang teknologi informasi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, DR. Ridi Ferdiana seperti rilis yang diterima okezone, Kamis (17/5/2012).

Ekosistem yang terdiri dari produsen dan penyedia perangkat lunak, akademisi, praktisi IT start up, freelancer, mahasiswa, dan developer terus tumbuh di Indonesia. Sinergi mereka membangun ekosistem yang lebih kondusif diharapkan melahirkan banyak developer handal yang mampu berkiprah di ajang yang lebih luas.

“Ekosistem ini juga diharapkan melahirkan entrepreneur di bidang teknologi informasi,” katanya. Selain mengoptimalkan workshop atau konferensi, peran perguruan tinggi, terutama yang memiliki studi teknik informatika sangat mendukung.

Ekosistem pengembangan perangkat lunak di tanah air dan top apps yang dihasilkan pengembang Indonesia diharapkan bisa mendorong tumbuhnya industri perangkat lunak. Potensi besar ini harus dioptimalkan melalui kerjasama dan sinergi semua pihak dalam pengembangan ekosistem sehingga tercipta suasana yang kondusif untuk mendukung pertumbuhan industri perangkat lunak dalam negeri. “Ekosistem ini harus kita rawat dan kita tumbuh kembangkan,” tandas Ridi.

Perguruan tinggi diharapkan bisa menjadi basis pengembangan human resources pengembang aplikasi di Indonesia. Selain memiliki studi yang mendukung pengembangan bidang ini, kampus memiliki sarana dan fasilitas yang harus dioptimalkan.
(fmh)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar